Kaum muslimin dan muslimah di mana pun berada, segala
puji hanya untuk Allah Sang Penguasa alam semesta. Shalawat serta keselamatan
semoga terus tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw, Rasul termulia berserta keluarga dan
sahabat-sahabatnya.
Dalam al-Qur'an, Allah SWT telah berfirman:
“Inilah bulan Ramadhan yang pada bulan itu Al Quran diturunkan agar menjadi petunjuk bagi manusia, menjadi penjelas bagi petunjuk-petunjuk itu, sebagai pembeda yang benar dan yang salah”. (Al-Baqarah : 185)
"Dari Abdullah bin Abbas Radhiyallahu Anhuma, berkata: “Rasulullah adalah manusia paling pemurah, dan Beliau lebih pemurah lagi pada bulan Ramadhan, Jibril menemui Beliau setiap malam untuk membacakan Al Qur’an, Rasulullah lebih pemurah dari angin yang berhembus.” ( HR. Bukhari ).
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu
Anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda: ( Allah Azza
wa Jalla berfirman : “ Setiap amal anak Adam adalah baginya kecuali puasa,
sesungguhnya ia untuk –Ku, Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai,
jika kalian sedang berpuasa janganlah berkata kotor atau menghardik. Apabila
seseorang mengumpat atau memusuhinya, katakana: “Aku sedang berpuasa.” Demi
Dzat yang jiwa Muhammad ditangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum
disisi Allah dari pada minyank wangi, bagi orang yang berpuasa ada dua
kebahagiaan, ketika berbuka puasa ia bergembira dan ketika bertemu Rabbnya ia
gembira dengan pahala puasanya. ( HR. Bukhari Muslim )
Ramadhan
memiliki kedudukan yang agung di mata kaum muslimin. Hati mereka merasa bahagia
dan senang ketika Ramadhan akan datang. Semangat untuk berbuat baik dan
melaksanakan ketaatan meningkat. Menggelora semangat dalam jiwanya yang diikuti
badannya sehingga merasa ringan melaksakanan ketaatan dan meninggalkan
kemungkaran.Mari kita sambut bulan mulia, bulan suci Ramadhan. Marhaban ya Ramadhan.